Bosan main ke Mall? Hiking aja yuk !

Selama liburan sekolah kemarin, saya dan Arnold (suami saya) memutuskan untuk banyak-banyakin kegiatan buat Arsten (anak saya). Berhubung memang Arsten memang cenderung gak bisa diem di rumah, jadi mendingan kita bawa jalan-jalan aja… Dalam sebulan ini, tiap Sabtu dia pergi hiking bareng teman-temannya… Salah satunya kemarin, ke Tabuga City View. Letaknya di daerah Punclut, Ciumbuleuit, Bandung.

WhatsApp Image 2017-07-18 at 14.29.09 (2)

Tabuga ini memang letaknya agak tinggi jadi bisa lihat pemandangan kota Bandung dari atas.. yang jelas Dago keliatan banget, dan udaranya super seger dan cukup fresh.

pemadangan tabuga city view

Penampakan Kota Bandung dari atas.

Searching-searching dikit, si hiking buat anak-anak ternyata banyak gunanya lho, cek yuk gunanya apa aja…

  1. Hiking mengajarkan anak tentang pentingnya bekerjasama dalam kelompok.
  2. Keberanian mengambil keputusan serta dapat membentuk fisik yang sehat dan kuat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
  3. Jalur hiking sangat bervariasi, mulai dari track yang mendatar, menurun dan mendaki/menanjak sehingga dapat memberikan kesan petualangan dialam bebas yang dapat membentuk jiwa kebersamaan didalam kelompok
  4. Anak-anak diajarkan untuk berdisiplin dengan cara membagi kelompok hiking menjadi kelompok-kelompok kecil.
  5. Anggota kelompok berjalan secara berurutan satu-persatu dan tidak diperbolehkan untuk saling mendahului dari mulai awal hiking hingga berakhir, dengan demikian rasa kebersamaan dalam kelompok dapat tetap terjaga.
  6. Melatih kecerdasan motorik. Saat melakukan berbagai aktifitas outdoor, otomatis seluruh bagian tubuh akan bergerak.
  7. Menambah pengetahuan dan pemahaman anak tentang alam. Beragam flora dan fauna yang belum pernah dilihat sebelumnya tentu saja akan menambah wawasan.
  8. Merangsang anak menjadi lebih responsif terhadap lingkungan sekitar sehingga anak lebih berempati terhadap lingkungan.
  9. Anak dan orang tua mempunyai quality time agar terciptanya keterikatan batin yang kuat, yang sebelumnya jarang ditemui apalagi saat orang tua bekerja dan jarang menemani kegiatan anak.
  10. Belajar untuk survive. Pengalaman baru akan membuat anak beradaptasi terhadap lingkungan sekitarnya. Dalam kondisi tertentu, anak akan dihadapkan pada kenyataan untuk survive.

buat yang mau lebih jelas, bisa cek juga disini.

Nah, sepertinya buat anak model Arsten yang susah fokus ini adalah salah satu alat terapi yang cocok untuk dia bisa konsentrasi dan juga bisa diajar untuk bekerjasama dalam kelompok serta bisa membantu awareness, dia juga bisa survive terhadap problem yang dia hadapin.

Keren kan? Jadi hiking ini bisa jadi salah satu cara supaya anak kita gerak, dan gak main melulu di mall. Percaya deh alam lebih baik dibanding yang buatan.

Mau check foto-fotonya Arsten dan teman-temnanya hiking? lihat di sini yuk…

WhatsApp Image 2017-07-18 at 14.29.17 (2)

Siap-siap mau berangkat Hiking. Setelan kaos tangan panjang, celana training, rompi yang ada capuchon-nya, sepatu yang gak licin plus topi jadi teman perjalanan hikingnya Arsten kemana-mana.

 

20108529_10211689919237449_6214966514480981126_n

Nih temannya Arsten, Matthew. Cakep banget ya tampilannya… Rajin-rajin hiking ya …

WhatsApp Image 2017-07-18 at 14.29.17

Naik turun gunung, daki lembah, seberang sungai, jadi rute menyenangkan selama hiking.

WhatsApp Image 2017-07-18 at 14.29.11 (1)

Lihat deh .. gini nih nyusurin kebun orang… banyak banget yang bisa dilihat dan di explore.

tanaman

Seru banget lihat banyak banget tanaman yang ditanam di kebun sepanjang perjalanan. Dan anak-anak bisa dapat banyak pengetahuan tentang tumbuh-tumbuhan.

WhatsApp Image 2017-07-18 at 14.29.11

Saya super excited nemu kebun Kabocha alias kebun pumpkin… 

WhatsApp Image 2017-07-18 at 14.29.17 (1)

Menyusur kampung juga salah satu kegiatan dan rute sepanjang hiking.

19961079_10211689920277475_8720879334695221856_n

Selalu ada waktu istirahat untuk saling kenal dan ngumpul sesama teman – teman hikers. Seru banget ! Lihat Arsten … pasti dia lagi bantuin Kaka Ahmad buat ngomong tuh… 

20031768_10211689919597458_5231301383168255689_n

Cape ? Pasti… Kotor? Pasti. Jangan takut, alam bisa mengajarkan kita banyak hal.

WhatsApp Image 2017-07-18 at 14.29.13

Sebagai orang tua yang support anaknya, kita ikutan hiking, biar ikut sehat, siapa tahu pakai bonus kurus #ngarep . 

WhatsApp Image 2017-07-18 at 14.29.18

Tim hikers dari sekolah Arsten di Tiara Bunda, ada Matthew (kiri), Jayden (tengah), Arsten (kiri). Bersama 2 mami-mami (Maminya Matthew (Mom Uciek) dan Maminya Jayden (Mom Rosi))

WhatsApp Image 2017-07-18 at 14.29.19

Nah ini Bu Endah (kanan) leader dari Bandung Physical Training yang membantu anak-anak ini hiking setiap Sabtu. Thank you Bu… hiking dan pengetahuannya sangat membantu.

19990239_10211689920757487_1710543658645617674_n

Tim support hikers ceria minggu ini… semoga minggu depan kita bisa hiking sama-sama lagi ya.

Mau check 1/2 perjalanan kita? bisa check disini.

Hiking memang cape sih, tapi terus terang bikin ketagihan. Kotor, basah, digigitin serangga, lecet, baret-baret jadi proses yang menyenangkan buat anak-anak maupun orang dewasa.

Buat teman-teman ortu yang punya anak berkebutuhan khusus seperti autism, SPD, Speech Delay, Hipersensitive, Hyposensitive, hiking ini bisa jadi salah satu alat bantu terapi yang baik buat anak-anak lho. Tentu saja bukan berarti anak normal gak boleh ikutan ya… ikutan saja biar seru dan tentunya SEHAT ! .

Yuk Hiking….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s